Sajak Gelap
Untuk Sang Kenangan [4]
Menyongsong Kemarau
Dinginnya kemarau di malam yang kering semakin menyiksaku dalam bayanganmu. Engkau masih dalam kebekuan, sebeku pertemuan terakhir di awal penghujan enam musim lalu.
Percintaan kita enam musim lalu seolah menjadi bias pelangi. Keputusanmu juga aku mengakhiri semua adalah kemarau terpanjang sepanjang musim dalam dua dasawarsa hidupku. Mungkin juga hidupmu.
Kau begitu indah dari semua kenangan […]
Sekadar Tulisan untuk Sahabat
Lama sebenarnya ingin menuangkan tulisan di bawah ini untuk sekadar berempati pada beberapa sahabat [Mas Anang, Mbak Rere, sesekali Mas Goen] yang sepertinya dalam keadaan broken link broken heart atau apalah namanya. Meski sekadar dugaan, mengingat status ym-nya yang seringkali mengindikasikan kebenaran dugaan saya. Upffhh… maaf pada mereka jika ternyata saya salah besar menafsirkannya.
Ini hanya […]
Sajak Pembebasan
Sajak Pembebasan
Telah jutaan detak jantung kau ukir
Semayamku dalam aliran darahku
Kau bentangkan dalam guratan-guratan
Penuh kerikil. Dendang kemerdekaan
Kau tiup bersama hembus dzikir
Gelora samudera menghantam pantai
Kau tancapkan saka penyangga
Sekukuh gunung. Lagu pembebasan jiwa.
Lalu, dalam khalwatmu
Kau semai aku dengan rintihan-rintihan
Melepas kefanaan, penderitaan benda-benda
Pederitaan merisau, gundah berdarah-darah
Ibu, sejak mula kau mengenalkanku
Apa itu merdeka, apa itu kebebasan
Maka, dengan tumpahan darahmu
Aku sambut […]
Berkabung
Sore ini aku berkabung untukmu saudaraku, perempuan dalam berita sore yang mati kelaparan di belahan terpencil makasar.
Saudaraku, entah apa yang menimpamu hingga kau tak makan tiga hari di tengah kehamilanmu yang menua. Sementara bayi kecilmu lainnya sekarat. Kata medis kalian menderita gizi buruk, tapi aku katakan kalian kelaparan!
Saudaraku, aku minta maaf jika diamku, keacuhanku, ketakmautahuanku, […]














