Happy Birthday My Love [2]: Part 1
Untuk kali pertama TPC menyelenggarakan prosesi ulang tahun. Acara yang digelar tergolong sederhana tapi memiliki makna yang dalam bagi saya.
Acara pertama digelar tanggal 9 Nopember 2008, sangat sederhana, hanya berupa rangkaian kumpul biasa yang merupakan agenda mingguan, Jogging Minggu Pagi [JMP]. Hanya saja diselingi dengan game berhadiah. Kali ini pula, saya mengajak siswa/I saya yang tergabung dalam PENITI yang kebanyakan adalah siswa/I baru.
Jumlah bloger yang datang cukup banyak, kurang lebih 50-an. Satu hal yang membuat saya risau, ketidakhadiran para sesepuh terutama mbah sangkil dan siwi nahrowi. Juga para deklarator TPC seperti Mas Jiewa, Mbak Evelyn, Mas Bintang, Mas Nico, Mas pandu dan Bu Titah.
Acara yang berlangsung di Taman Bungkul ini berakhir setelah sesi makan-makan dan ramah-tamah di kantin. Rangkaian acara berikutnya adalah napak tilas ke Taman Makam Pahlawan di jalan Kusuma Bangsa dan ke Makam Bung Tomo di Pemakaman Umum Ngagel. Jumlah peserta berkurang drastis, utamanya siswa/i saya. Tersisa sekira 20-an blogger yang melanjutkan rangkaian perjalanan acara.
TAMAN MAKAM PAHLAWAN
Napak tilas yang sungguh bermakna meski hanya beberapa menit mengingat kunjungan mendadak yang tidak disertai perijinan ke pihak yang berwenang menjadikan penunggu makam membatasi waktu ziarah kami.
Hitungan menit yang ada kami manfaatkan untuk berdo’a bersama untuk para pahlawan yang makamnya berjajar rapi di hadapan kami. Sebagai yang tertua [merasa sok tua] saya memimpin do’a [meski bukan pak kyai atau ustadz]. Meski di bawah terik panas di langit yang setengah mendung, aura khusyuk menyelimuti kami.
“Berharap semangat heroik para pahlawan menginspirasi kami untuk berbuat lebih baik bagi bangsa dan negara”
INTERMEZZO
Perjalanan kami lanjutkan ke Tugu Pahlawan. Kecewa kami tampaknya menemui muaranya. Kami terhalang masuk area Tugu Pahlawan karena area sedang disterilkan untuk konser band nasional.
Rute berikutnya adalah Makam Bung Tomo, ikon melegenda pahlawan kebanggaan dan inspirator patriot Surabaya. Sayangnya, sempat ada insiden kecil, makam yang terkunjungi adalah makam dr. Soetomo yang terletak tak jauh dari Tugu Pahlawan. Terjadi missinformation di antara kami. Mohon maaf, tak bermaksud sama sekali untuk menyepelekan pahlawan lainnya [dalam hal ini dr. Soetomo dan W.R. Soepratman serta pahlawan lainnya yang makamnya berada di Surabaya]. Ini hanya masalah skala prioritas. Akhirnya, kami langsung putar balik ke daerah Ngagel.
MAKAM BUNG TOMO
Sempat kaget juga ketika sampai di makam Bung Tomo. Makamnya terletak di pemakaman umum tidak di taman makam pahlawan. Sebuah kesahajaan yang tampak dari seorang Bung Tomo. Menurut kata kawan, memang demikian wasiat mendiang Bung Tomo sebelum meninggal. Meminta untuk dimakamkan di pemakaman umum dan satu hal lagi yang paling menarik bahwa status pahlawan nasional untuk Bung Tomo baru dikukuhkan beberapa hari sebelum tulisan ini terbit.
Kami tak langsung berdoa sesampainya di depan pusara. Ada informasi dari kawan reporter SCTV yang hendak meliput kedatangan keluarga Bung Tomo untuk ziarah. Maksud kami sekalian doa bersama.
Dalam menunggu, datang seorang ibu tua dan buta dipapah oleh wanita setengah baya. Langsung menuju pusara yang menurutnya sudah berubah. Langsung saja ia berdoa. Kami semua terdiam melihat dengan seksama tenggelam dalam khusyuknya. Dalam hati, siapa gerangan dirinya?
Usai berdoa, ibu tua dan buta itu memanggil wanita setengah baya yang meninggalkannya saat berdoa. Refleks saya tergerak memanggil wanita setengah baya tadi, tapi justeru ibu tadi memanggil saya untuk membantunya.
Ibu tua dan buta itu meminta saya menunjukkan batu nisan makam Bung Tomo dan tas kecil bawaannya. Singkatnya waktu menjadikan sosoknya tetap misterius bagi saya. Saya hanya bisa menangkap sedikit cerita beliau bahwa beliau bukan keluarga, juga bukan teman seperjuangan Bung Tomo. Beliau lahir tahun 1941, yang berarti baru berumur 4 tahun ketika Bung Tomo berorasi membakar semangat para pahlawan Surabaya. Tapi beliau merasa sangat dekat dengan Bung Tomo dan rutin berziarah meski kondisi fisik yang menurut saya sangat tidak memungkinkan. Dalam kebutaan dan sendiri beliau naik angkutan umum untuk sampai ke pusara Bung Tomo. Kesetiaan dan keteguhan yang luar biasa. Dalam haru bercampur malu, saya berharap semoga Allah SWT menjadikan beliau termasuk golongan orang yang mulia dan dimuliakan.
Setelah ibu tua dan buta itu pergi, kami langsung menunaikan doa bersama mengingat waktu yang sudah semakin siang dan juga keluarga Bung Tomo yang tak kunjung hadir. Seusai doa bersama, kami memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing. Rangkaian acara pertama ulang tahun TPC telah usai.
Selamat Ulang Tahun TPC
Selamat Hari Pahlawan
Semoga Jasa Para Pahlawan menginspirasi kita semua untuk berbuat lebih baik bagi bangsa dan negara.
Amin Allahumma Amin.
November 9, 2008 | Posted by gempur
Categories:
Tags:






mohon dukungan blogger jember untuk membawa nama indonesia harum di dunia internasional, dalam acara seo kontes….btw pejuangnya anak jember juga logh ini hiks….
kasi backlink url saya ini boss itu saja sudah cukup mendukung kami !! thank’s atas dukungannya
Looo podo la’an
Selamat Buat TPC, wah gak jadi deh mending Mati Aja Loe
Hikkzz, saia juga kecewa dengan Pemerintah mengenai Bung Tomo, tapi untung saja sekarang sudah dijadikan pahlawan ya pak. Kemarin disini juga ada acara, salah satunya ada prof. dari UI yang ikut andil dalam pengangkatan kepahlawanan seseorang, hehe…seru deh!!
Shei’s last blog post..All About Shei
bung tomo yang mati tak akan pernah perduli apakah dia dijadiken pahlawan atau hanya orang biasa…
dia hanya bangga… kalo turunannya terus berjuang untuk endonesa
ah.. negoro cen telek, mbulet ga ketulungan
nothing’s last blog post..[nothing] sekadar foto
selamat ultah buat TPC, semoga keakraban kita makin kuat..
iyah sy juga menyayangkan bberapa dari kita sempat ndak datang…
berkeyakinan aja mereka lagi melakukan aktivitas lain, semoga mereka masih mencintai TPC ini
btw banyak juga cintanya pak gempur… hehehe
aRuL’s last blog post..KPU Jatim memenangkan KarSa
Sorry nggak bisa dateng..ribet dengan urusan perkuliahan terutama laporan magang sama skripsi….maap nie…thx sudah menanyakan kabar
evelynpy’s last blog post..2 Minggu Nggak Ada HP
kalau gak salah anaknya pak Gempur ulang tahun hari ini yak?
wah semoga nilai-nilai perjuangan bung Tomo tertular sampai ke seluruh The Heroes di TPC
nico kurnianto’s last blog post..ternyata
selamat ultah buat anaknya pak gempur
aRuL’s last blog post..KPU Jatim memenangkan KarSa
[...] Happy Birthday My Love [2]: Part 1 >> aghofur.com [...]
saya tersentuh sekali lo sama ibu yang pakek kaca mata itu. Orangnya baiik banget… bahasanya aja kromo inggil… menyenangkan mendengarkan bahasa kromo inggil di tengah2 Surabaya….
ibu itu, kalo saya bisa nebak, waktu mudanya pasti cantik.. heheheh…
ndop’s last blog post..Kelabang Baik Hati dan Tikus GOBLOK!!
met ultah TPC
Ini ucapan buat saya, pak?
ge-er banget mode on
Rere’s last blog post..Ulang Tahun Komunitas Blogger Surabaya (TPC) ke-1
Met ultah untuk TPC bapak Gempur. Maaf baru berkunjung.
selamat ulang tahun untuk Tugu muda heheem semangat dan tetap kreatif untuk sebagai tambahan wacana bagi semua
da da da
sehat dan sukses juga untuk kang Gempur salam
genthokelir’s last blog post..Diskriminasi
selamat ulang tahun untuk Tugu muda heheem semangat dan tetap kreatif untuk sebagai tambahan wacana bagi semua
da da da
sehat dan sukses juga untuk kang Gempur salam
Doaku menyertaimu BUNG TOMO !!!
met ultah
n jayalah TPC selamanyaa.. merdekaa.!!!
permisi, numpang beken ya. nitip alamat blog yang baru http://www.ingateros.com. alamat’e sajah yang baru, kalo blognya tetep amburadul hehe. lebih beken lagi kalo di tempel ke blogroll hehe *ngarep* biar ikut beken juga.
sukses terus buat TPC
bangsa yang besar bangsa yang menghargai jasa pahlawannya
Met ultah TPC, met Hari pahlawan, Selamat untuk semua..
Anas’s last blog post..Awas Penipuan Attack (Modus Baru)
fotone anang mana..??
siwi juga mana..???
*kecewa*
escoret’s last blog post..Penjara ala eScoret…!!
wah…
sayang banget ya Pak kemaren aku gk ikutan…
padahal penting banget…
tapi gara2 waktunya tabrakan sama ujian ya dibatalin…
sungguh “melazzz” aku…
Napi’s last blog post..Keraguan dalam sebuah Keputusan..
[...] Gempur [...]
sukses buat TPC
Org jaman dulu memang kliatan lbh menghargai pahlawan. Blm ada iri dengki dan benci, belum tercemar pikiran negatif… yg ada dalam pikirannya adalah org itu sudah berbuat baik untuk daerahnya, dan memang pantas disebut pahlawan.
zee’s last blog post..Perempuan Bodoh
subhanallah……sederhananya Sang Pahlawan itu, memang dia layak jadi pahlawan. Mendengar pidato rekaman beliau 10 nopember itu merinding bulu kuduk sy, Allahu Akbar…..benar2 tokoh panutan negeri ini…….
BUNG TOMO boleh mati…..tapi JIWANYA TIDAK AKAN PERNAH MATI….
BERBAHAGIALAH ENGKAU WAHAI PAHLAWANKU…BERBAHAGIALH ENGKAU DISANA…DI SURGA-NYA…
Alex’s last blog post..Muhammad Al-Fatih : Sang Pembebas Konstantinopel
Wah emane rek ga elok !!! andai pas iku ga da PR pasti aku ikut muter2 pak !!!
Met Ultah buat anake yo mas…(*hehehehe)