PCLinuxOS 2009 to Peniti 2009

Desktop PENITI 2009

Desktop PENITI 2009

Sebagai kelanjutan dari proses adaptasi dan migrasi saya dari Windows menuju Linux, kali ini tanpa kesengajaan, PClinuxOS 2007 yang selama ini menjadi salah satu operating system penghias komputer Lab. SMAN 11 Surabaya yang telah ada update terbarunya berupa PCLinuxOS 2009, sedang mengalami proses modifikasi dan bermetamorfosis menjadi Official Operating System SMAN 11 Surabaya yang saya beri nama Peniti 2009.

Sebagai pemula Linux yang lebih familiar dengan tampilan GUI dengan KDE 3.5 sebagai desktop favorit, modifikasi yang saya lakukan bukanlah modifikasi ala para developer Linux. Sejujurnya, saya tidak familiar dengan mode command line interface (CLI) melalui terminal yang benar-benar powerful itu, saya melakukan semua modifikasi melalui synaptic manager yang menurut saya sangat memudahkan dalam proses add/remove program.

(more…)

Again, Award For Who Loves Blogging

blogging award

blogging award

Award ini sebenarnya sudah agak lama, dan entahlah kenapa saya merasa tidak pantas mendapat award ini. Yup, saya mencintai blog tak seperti yang lain mungkin, saya mempelajarinya, mengajarkannya dan menyebarkannya kepada siapa saja, termasuk pada pemberi award ini, Shei.

Hanya saja, perubahan orientasi pada blog ini mejadikan saya tak pantas menerima award ini. Ini jika dibilang perubahan orientasi, meski sebenarnya saya lebih suka mengatakannya sebagai perluasan fungsi dan optimasi manfaat blog bagi kehidupan personal saya.

Dalam kesempatan ini pula saya menyatakan permohonan maaf saya kepada kawan-kawan yang telah merasa kecewa dan kehilangan atas perluasan fungsi yang saya terapkan pada blog ini dengan menjadikannya sebagai salah satu ladang mencari nafkah yang ujungnya kehilangan idealisme dan jiwa serta semangat awal saya dalam blogging.

(more…)

About May in My Mind

May Day

May Day

About May

Mei dalam sepanjang pengamatan saya memiliki banyak nilai historis yang lebih dibandingkan dengan bulan lainnya. Sedikit terkait dengan perjalanan pribadi saya memang. Bisa kita hitung berapa hari besar nasional yang dirayakan, setidaknya berikut daftar hari besar nasional pada bulan Mei yang relevan diperingati tahun ini,

  • 1 Mei sebagai hari buruh internasional, di mana serentak seluruh buruh di berbagai daerah merayakannya sebagai ‘hari suci’ untuk menyalurkan segala aspirasi mereka. Persoalan perburuhan yang disinyalir tak akan kunjung tuntas sampai kimat ini selalu memiliki ruang tersendiri di rubrik media massa setiap tahunnya.
  • 2 Mei diperingati sebagai hari pendidikan nasional, ini juga banyak menuai kontroversi atas apa yang terjadi pada dunia pendidikan indonesia, terlebih peringatannya yang dekat dengan pelaksanaan Ujian Nasional menjadikan hari pendidikan nasional seolah “Macan Ompong”, sekadar seremonial tanpa makna mengingat kontradiksi institusi pendidikan sebagai “lembaga pendidikan” atau “lembaga pengembangbiakan dan pembudidiyaan kecurangan”. Meski demikian, saya tetap optimistis untuk perubahan pendidikan Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.
  • 8 Mei hari meninggalnya Mozes Gatotkaca pada peristiwa kerusuhan Gejayan Yogyakarta [diperingati oleh para aktifis reformasi]. Hari gelap di atas awan Gejayan di mana ribuan demonstran berdemonstrasi menuntut turunnya soeharto yang berakhir dengan tewasnya Mozes Gatotkaca di jalan Colombo yang kini berganti namanya menjadi jalan Mozes Gatotkaca.
  • 12 Mei hari meninggalnya 4 Mahasiswa Trisakti Jakarta [juga diperingati oleh para aktifis reformasi dan HAM], kasus kematian 4 mahasiswa Trisakti hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan menjadi tuntutan dari para aktifis untuk segera diselesaikan.  Dalam hati saya berkeyakinan kalau kasus ini bakal menguap atau sebaliknya membeku karena di-peti-es-kan.
  • 20 Mei hari kebangkitan nasional, hari kebangkitan ini mendapat tempat tersendiri bagi kalangan akademisi dan pendidikan. Juga bagi kalangan yang suka mengait-ngaitkan keterpurukan Indonesia pada hari kebangkitan ini untuk dijadikan momentum tonggak bagi sebuah gerakan baru di Indonesia. Jadi, kalau Anda seorang aktifis dan butuh momentum untuk mengangkat gerakan anda, maka jadikan hari kebangkitan sebagai titik tolaknya. Biasanya ramai dan gemuruh pada awalnya, berikutnya akan lenyap ditelan angin seperti gerakan yang saya bangun dulu yang bertema “Hari Kebangkitan Nasional sebagai Awal Kebangkitan dari Kebangkrutan” :D
  • 21 Mei hari lengsernya presiden Soeharto dari singgasana kekuasaan yang lama dipegangnya dan sepertinya enggan berpindah sampai gerakan mahasiswa menurunkannya. Hari di mana untuk pertama kalinya saya bersujud sukur tanpa rasa malu di depan Televisi. :D Sebuah kabar menggembirakan yang membuat saya dan kawan-kawan pada waktu itu sontak menangis haru gembira penuh rasa syukur setelah gelombang demo dan kerusuhan terlalui dengan sukses penuh cita rasa tinggi. :D

(more…)

All About My Son

Raport Zakka

Raport Zakka

Ini semua tentang anak saya yang tengah bulan kemarin mendapatkan rapot pertama sepanjang hidupnya. Saya pribadi tak ingin berlebihan tapi ini sekadar upaya menjadikannya kenangan manis kelak kemudian hari bagi saya terutama bagi anak saya.

Sebenarnya tak mengejutkan hasilnya, tapi tetap menjadi pikiran tersendiri mengingat evaluasi dari bundanya (sebutan untuk guru PAUD) ternyata sama dengan pengamatan saya. Anak saya cenderung kurang bisa mengendalikan emosi, tentunya dibandingkan dengan teman-teman sebayanya.

Perilakunya yang seenaknya sendiri bisa saya rekam dari penuturan ibunya. Saya sendiri mungkin bakalan malu kalau ikut menunggui anak saya sekolah. Lah wong diminta maju ke depan tidak pernah mau, sukanya main sendiri kalau sudah pegang mainan dan tak mau berbagi. Belum lagi kalau keinginannnya tidak dituruti, pasti marah-marah dan sasarannya pasti ibunya.

(more…)