Today is My Son’s Birthday
Today is my son’s birthday, very colorful life today.
Today is my son’s birthday, very colorful life today.
Adakah yang mau mencaci dan mengkritisi saya untuk menyadarkan saya ke arah yang lebih baik?
Tumpahkan kemarahan Anda pada saya!!!
Saya siap menerimanya.
Saya juga berharap ada do’a unik buat saya selain kata dan ucapan selamat yang itu-itu saja.
Selamat Mencaci dan Mendo’akan Saya. Jujur saya butuh makian dan doa yang berbeda.
Terima Kasih.
Postingan asal-asalan dari capeknya hati dan pikiran yang meluap amarah tapi sungguh tertahan, di sisi lain dikejar-kejar rasa bersalah pada orang-orang tercinta di sekeliling saya.
Happy Birthday My Love [2]: Part 2
Adalah even ulang tahun komunitasku yang sangat kubanggakan, TPC. Prosesi hari kedua tanggal 10 Nopember itu diwarnai dengan sukacita yang bernuansa sederhana. Saya bertemu dengan beberapa kawan yang lama ndak keliatan seperti mas Jiewa, Mas Gandhi, Mas Niko, Mas Sagung dan kawan-kawan lainnya.
Acara yang berlangsung di sebuah rumah makan ini meninggalkan kesan berharga bagi saya, istri dan anak saya yang sengaja saya ajak hadir mengikuti acara. Momen ini sebenarnya saya anggap sebagai perayaan ulang tahun TPC, ultah anak saya sekaligus juga syukuran kemenangan SMAN 11 Surabaya beberapa waktu sebelumnya.
Meski banyak disibukkan dengan mengurus anak saya yang banyak permintaannya, naik turun tangga, minta makan tapi ndak dimakan, minta minum tapi cuman seteguk. Ah, dasar anak saya memang begitu. Saya sangat berbangga dan bersyukur dianugerahi Allah SWT. dapat bersama dengannya. [Mohon maaf, tulisan tentang TPC terbatas]
Untuk kali pertama TPC menyelenggarakan prosesi ulang tahun. Acara yang digelar tergolong sederhana tapi memiliki makna yang dalam bagi saya.
Acara pertama digelar tanggal 9 Nopember 2008, sangat sederhana, hanya berupa rangkaian kumpul biasa yang merupakan agenda mingguan, Jogging Minggu Pagi [JMP]. Hanya saja diselingi dengan game berhadiah. Kali ini pula, saya mengajak siswa/I saya yang tergabung dalam PENITI yang kebanyakan adalah siswa/I baru.
Jumlah bloger yang datang cukup banyak, kurang lebih 50-an. Satu hal yang membuat saya risau, ketidakhadiran para sesepuh terutama mbah sangkil dan siwi nahrowi. Juga para deklarator TPC seperti Mas Jiewa, Mbak Evelyn, Mas Bintang, Mas Nico, Mas pandu dan Bu Titah.
Recent Comments