IT System on Election 2009
Pemilu legislatif telah dilaksanakan, hasil perhitungan menunggu selama 12 hari berdasarkan tabulasi nasional yang ditargetkan hanya 70-80%. Masih sangat dimungkinkan dilakukan perhitungan manual untuk perhitungan mencapai 100%.
Anggaran penggunaan TI untuk pemilu mencapai puluhan milyar. Untuk sewa hotel borobudur sebagai pusat penghitungan tabulasi nasional saja menelan biaya sekira 2 milyar, belum alat pemindai yang perbuahnya 25 juta dikalikan 400-an kota/kabupaten.
Pengalokasian anggaran puluhan milyar untuk sistem TI pemilu disinyalir tidak banyak menolong percepatan proses hasil penghitungan pemilu yang ditargetkan selama 12 hari tersebut. Perhitungan dengan tabulasi nasional memang awalnya diharap mampu mempercepat hasil yang didapat dibandingkan dengan cara lama penghitungan manual yang memakan waktu hingga 30 hari. Sayangnya beberapa pemerhati TI nasional memperkirakan bahwa tabulasi nasional bakal tak banyak menolong dan KPU dimungkinkan menghitung secara manual.
Hari pertama dan kedua saja, hasil yang dicapai tabulasi nasional baru menyentuh angka 1%. Artinya, bila dihitung secara matematis, butuh 100 hari untuk menyelesaikannya. Tapi, apakah perhitungan akan sesederhana logika matematika orang awam?
April 12, 2009 | Posted by gempur 
Categories:
Tags:







Recent Comments